Archive for May, 2008

Wednesday, May 21st, 2008

NIKAHIN
AHLI KITAB, BOLEH GITU???”

 

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Saya
berlindung kepada Allah dari godaan Syeithan yang terkutuk…

 

Ini
hasil sharing pengetahuan yang saya dapatkan dari diskusi saya dengan
seorang teman lama yang pengetahuan agamanya insyaAllah luas, hafidz,
dan sekarang sedang menuntut ilmu agama di negeri lain.

Semoga
Allah selalu memberikan taufik dan hidayahnya kepada beliau dan kita
semua, sehingga kita diselamatkan dari godaan Syeithan, ilmu yang
sesat dan tidak bermanfaat…

 

Tmn2
mungkin
pernah
denger kalo orang muslim (laki-laki) boleh nikahin perempuan ahli
kitab. Ya ga? Mungkin dengan pengetahuan seperti itu banyak yang
nikahin perempuan yang ahli kitab.

 

Mungkin
itu dilandasin firman Allah QS.
Al-Maa’idah;Ayat
5: Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan
(sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan
makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini)
wanita yang menjaga kehormatan
[402]
diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga
kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu,
bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya,
tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya
gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima
hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat
termasuk orang-orang merugi.
[402].
Ada yang mengatakan wanita-wanita yang merdeka.

 

Tau
ga sebenernya ahli kitab itu siapa???

Iya
memang ahli kitab yang dimaksud di atas adalah perempuan Yahudi dan
Nasrani.
Tapi
apa iya jaman sekarang ahli kitab itu yang dimaksudkan di jaman Rasul
masih ada???

Di
j
aman
Rasul itu masih memungkinkan ada ahli kitab yang masih murni menyebah
Allah. Misalnya pendeta yang melihat tanda kenabian Rasul pas Rasul
kecil membantu Abu Tholib berdagang. Tapi coba liat orang-orang
Yahudi dan Nasrani sekarang, masih ada yang nyembah Allah?
Yang
mereka sembah

jelas-jelas
BUKAN
ALLAH
,
Rob
yang kita sembah
.
Kitab
mereka

juga
JELAS-JELAS
HASIL IDE ”KREATIF” MANUSIA,
dengan
pemalsuan disana-sini…

 

Jadi
Yakinkah kalian kalo maksud ahli kitab di firman Allah
surat
Al-Maa’idah : 5 sama dengan yang ada saat ini??? Wallahu a’lam.
Tapi
kalo kalian tetep kekeuh dengan persepsi itu

coba kita liat Firman Allah di 2 Surat
lainnya:

Pertama
QS. Al-Baqarah;
ayat 221 :
Dan
janganlah
kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman
.
Sesungguhnya
wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia
menarik hatimu.
Dan
janganlah kamu menikah
kan
orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka
beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang
musyrik, walaupun dia menarik hatimu.
Mereka
mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan
izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya)
kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

orang
muslim yang menyekutukan Allah dengan hal lain aja dah termasuk
syirik, misalnya mohon doa keselamatan ke laut, minta kekayaan ke
kuburan, sampe riya aja termasuk syirik APALAGI YANG JELAS-JELAS
nyembah tuhan yang BUKAN ALLAH.

 

Kedua
QS.
Al-Mumtahanah; Ayat 1:  Hai orang-orang yang beriman, apabila datang
berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah
kamu uji (keimanan) mereka.
Allah
lebih mengetahui tentang keimanan mereka;maka jika kamu telah
mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu
kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir.
Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir
itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami)
mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu
mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan
janganlah kamu tetap
berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir
;
dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah
mereka meminta mahar yang telah mereka bayar.
Demikianlah
hukum Allah yang ditetapkanNya di antara kamu
.
Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

 

Dari
2 surat tersebut dah jelas kan kalo kita GA BOLEH NIKAHIN ORANG
MUSYRIK DAN KAFIR
!???!!!

Wallahu
a’lam…

Untuk
ikhwan fillah (saudara-saudara lelakiku seiman

di jalan Allah) tolong carilah pasangan yang seiman… bukannya
Rasulnya bersabda jika kebagusan agama lebih utama dibandingkan
harta, kecantikan fisik, dan keunggulan nasab…

saya
mengatakan ini untuk mengingatkan diri sendiri selain
terhadap
ikhwan dan akhwat sekalian.

Saya
lakuin ini karena kecintaan terhadap kalian yang insyaAllah

karena Allah.

Semoga
sepenggal tulisan sederhana ini membawa kita berkumpul di Syurganya
kelak. Amiin…

 

Kebenaran
hanyalah milik Allah…

Segala
k
ealfaan
dan segala kesalahan berasal dari saya yang memiliki pengetahuan
agama yang masih minim.

 

NB: lebih
bijak kalo teman2 menanyakan hal ini ke orang yang lebih paham
agamanya di banding Saya.

Wednesday, May 21st, 2008

PSIKOLOGI
Vs ISLAM

 

Kepada:
Yth. Ukhti & Ikhwan Fillah

Para
Bapak/Ibu, Calon Bapak/Ibu & orang2 yg mengharapkannya…

 

Sebuah
nasehat
bagi diriku sendiri …

 

Hari
ini kuliah Emotional Intelligence lanjutan…

MasyaAllah…
Penat rasanya…

Benar
apa yang dikatakan dosen

Kebanyakan
dari muslim dg penanaman ilmu agama yg kuat, mjd orang2 pasif, takut
berbuat sesuatu, yg kebanyakan hal ini disebabkan krn takut.

Diantaranya
karena takut

berbuat dosa.

Pdhl
dlm psikologi seorang individu yg baik adalah yg mempunyai banyak
pengalaman,
”ekpresif”,
banyak bergaul shg mereka bisa memiliki
social
compentence

yg baik, bisa menjadi individu yang
sociable.

Kenapa???

Krn
dg banyaknya pengalaman akan semakin menambah wawasan mereka, shg
ketika mereka dihadapkan pd permasalahan mereka bisa mengatasinya dg
efektif & efisien.

Krn
dg ekspresif dia akan mendapatkan feedback dari lingkungan shg dia
bisa paham akan dirinya sendiri
&
bisa memperbaiki kekurangan yg ada pd dirinya.

Krn
dg banyak bergaul akan tumbuh pemahaman akan
orang
lain.

Tapi
yg terjadi adalah
:
muslim2 spt (maaf) dikebiri.

Mereka
tidak bisa mengungkapkan perasaannya, tidak bisa menunjukkan
keinginnannya, tida
k
bisa mengeskplor kemampuannya.

Hanya
bisa mengendalikan tanpa tau kenapa melakukan itu.

Padahal
SAYA YAKIN BUKAN ITU TUJUAN ISLAM!!!

Bukankah
Islam berarti damai?

Muslim
berarti orang yang damai?

Tidak
akan bisa damai seseorang, jika mereka merasa terkekang, merasakan
konflik dlm diri. Ya Bukan?

BUKAN
MAKSUD saya untuk mengarahkan pikiran kalian mjd sekuler, Ateis, atau
apapun itu yang mengarah pada kebebasan yg ”tak bertanggung jawab”.
 

Tapi
realitasnya berkata bhw
tekanan
itu BISA PECAH
kpn
pun.

Ketika
sudah pecah lalu apa?

Apa
manfaat ”sumpalan2” itu???

Yang
ada jadi Jauh dari yang diharapkan.

Padahal
SAYA YAKIN BUKAN ITU TUJUAN ISLAM!!!

Tapi
KENAPA???

ITU
MENGESANKAN ISLAM SALAH???

Bukannya
TIDAK MUNGKIN ISLAM SALAH???!!!

Ya
saya pikir begitu…

Seharusnya
antara Psikologi dan Islam ada benang merahnya.

Saya
YAKI
N
ITU!!!

Karena
Tidak
Ada Masalah Yg Tidak Terpecahkan dlm Islam

Bukankah
Islam yg
mengjarkan
Bagaimana Cara Orang Bersikap???

Seharusnya
apa yg mereka sebut
DOGMA
bukan jadi Batu Besar yang Menghambat Perkembangan Psikologis
Seseorang

Yang
salah BUKAN ISLAM, Tapi Orangnya!

Orang
yang mengajarkan
nya,
l
ebih
tepatnya CARA yang DIPAKE Orang Islam dalam mengajarkan ajaran itu.

 

Ilustrasinya
sbg berikut;

Ketika
seorang anak melakukan kesalahan / perbuatan buruk langsung diberi
Ju
dgemet;
kamu
salah! Kamu udah bikin dosa!

Yang
diberikan hanya nasehat2
,
tanpa
si anak

tahu
 kenapa
perbutannnya dinilai salah, kenapa dinilai dosa.

Isinya
hanya larangan; ga boleh ini ga boleh itu.

Yg
ada si anak jadi bingung, serba salah, tidak berinisiatif, takut
melakukan sesuatu karena takut dosa.

 

APA
YANG HARUS DILAKUKAN???

JELASKAN
KEPADA ANAK KITA
KENAPA
DIA TIDAK BOLEH
 MELAKUKAN
PERBUATAN BURUK!

AJAK SPY
DIA BERPIKIR

KENAPA HAL ITU TIDAK BOLEH DILAKUKAN! (misalnya dengan memikirkan
konsekuensi yang diterimanya dan efek perbuatannya bagi orang lain)

JELASKAN
KENAPA ISLAM MELARANG HAL ITU

Sehingga
ketika dia sudah dewasa dia akan paham mengapa dia harus mengontrol
perilakunya, mengontrol nafsunya (inget: nafsu bukan Cuma menyangkut
sex aja loh!), dan dia pun akan tahu kapan waktu yang tepat baginya
untuk dia bisa menyalurkannya.

Tapi
yang
tidak
kalah penting adalah ajarkan tentang KEIKHLASAN KITA DALAM BERIBADAH,
DALAM MENGHAMBA PADA ILLAH YG SATU, YAITU ALLAH SWT.

Susah?

Memang,
tapi bukankah Syurga itu ditebus dengan pengorbanan???

Dan
lagi, ingat semua masalah ada solusinya.

Karena
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan

sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al-Insyiroh:5-6)

Maka
barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada
kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati."
(QS. Al-Baqarah 38)

 

Teruntuk
Yth. Bu
Dra.
Indun Lestari Setyono, M.Psi

TERIMAKASIH
ATAS MOTIVASI

& ILMU YG BENAR2 BERMANFAAT.

JAZAKILLAH
KHOIRON BU… SMG IBU SLL SEHAT WAL AFIAT, DIPANJANGKAN UMURNYA,
SELALU DIBERKAHI DLM SETIAP LANGKAHNYA, DAN SLL DLM LINDUNGAN ALLAH
SWT… Amiin…….

 

 

 

Ini
adalah sebuah nasehat bagi diriku sendiri …

 

Bandung,
21 Mei 2008

Di
hari yg benar2 panas, kemudian diguyur hujan yg lebat